Pagi tanpa judul

Matahari pagi,
ditutupi awan mendung yang setengah hati.

Sisa hujan tadi malam,
menggelantung, jatuh,
dan bercumbu menjadi kubangan kecil di pinggir jalan.

Kau terbangun dan tersadar,
inilah semua yang kau miliki.

Kembali kau tapaki jalan yang sama untuk kesekian kalinya.
Dan pertanyaan lama itu kembali terbesit, sampai kapan aku disini.
Dan kau yakinkan hatimu untuk bersabar. Sedikit lagi, sebentar lagi.

‹ back